CHARGER BATERE OTOMATIS | RANGKAIAN PENGISI BATERE OTOMATIS
Gambar rangkaian charger batere otomatis | Gambar rangkaian pengisi batere otomatis
Pada dasarnya rangkaian yang saya rancang diatas memiliki cara kerja yang sangat sederhana, dimana rangkaian tersebut dirancang supaya tidak terjadi short circuit atau hubungan pendek antara tegangan supply dengan batere yang akan di-charge. Memang benar jika ada salah seorang ingin mencoba untuk mengghubungkan langsung antara supply dengan batere maka batere bisa dipastikan akan terisi. Tetapi arus yang mengalir melalui batere yang dicharge tidak bisa dikontrol serta jika batere sudah penuh maka batere tersebut akan rusak atau soak jika tetap pada kondisi hubungan pendek.
Prinsip Kerja Charger Batere
Pada saat batere kosong kita pasang pada terminal pengisian, transistor Q1 akan langsung aktif dikarenakan arus akan mengalir melalui R1 dan akan memicu basis transistor Q1. Pada kondisi ini arus yang akan mengisi batere sebagian besar berasal dari kolektor Q1 yang terhubung langsung dengan terminal positif supply. Kemudian selama proses pengisian berlangsung kenaikan tegangan pada batere akan memperbesar arus yang mengalir pada basis Q2 melalui R5 10 Kohm, VR1 dan dioda D2. VR1 merupakan komponen yang digunakan sebagai kalibrasi awal untuk menentukan posisi yang tepat dalam perencanaan proses switching rangkaian. Untuk VR1 anda bisa menggunakan trimpot atau potensio sesuai dengan selera anda. Pada awal pengisian, aturlah potensio pada posisi led indicator D3 pada kondisi mati, serta arus yang mengalir masuk pada kolektor Q1 tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Jika batere sudah terisi penuh maka led indicator secara otomatis akan menyala dikarenakan kenaikan tegangan pada batere yang di charge akan menyebabkan kenaikan arus yang mengalir pada basis transistor Q2 serta akan memutuskan siklus pengisian akibat transistor Q1 mengalami cut-off dikarenakan kekurangan arus basis. Mengapa pada kondisi tersebut Q1 akan mengalami kekurangan arus basis hal ini dikarenakan hampir semua arus yang mengalir pada R1 10 Kohm akan berpindah ke dioda D1 yang secara logika terhubung langsung dengan ground akibat Q2 mengalami jenuh.
.
Daftar Komponen
1. Resistor : R1 (10 Kohm), R2 (680 ohm), R3 (100 Kohm), R5 (10 Kohm) dan VR1 (Potensio / Trimpot = 100 Kohm)
2. Dioda : D1 & D2 ( IN4002) dan D3 (Led)
3. Transistor : Q1 dan Q2 (2N3904)
4. Catu daya 9 volt
CHARGER ACCU OTOMATIS | RANGKAIAN PENGISI AKI OTOMATIS
Gambar rangkaian charger accu 12 volt otomatis | Gambar pengisi aki otomatis
Untuk rangkaian pengisi accumulator di atas mempunyai cara kerja yang sama dengan rangkaian charger batere di atas. Dimana pada kedua rangkaian memanfaatkan kenaikan tegangan pada batere untuk mentrigger komponen switching pemutus pengisian rangkaian. Hanya saja jika kita menggunakan transistor seperti pada rangkaian pengisi batere otomatis, besarnya arus yang diloloskan melalui kolektor berbanding linier dengan penurunan arus yang mengalir pada basis akibat kenaikan tegangan batere yang di-charge. Tetapi jika menggunakan SCR seperti pada rangkaian pengisi batere, perbandingan arus gate dengan source tidak linier, atau dengan kata lain SCR tidak berfungsi sebagai penguat tetapi hanya sebagai saklar elektronik. Itu sih sebenarnya analisa saya secara simple, tetapi secara teoritis pasti ada rumus dan perhitngan secara matematis pada masing-masing komponen sesuai sfesifikasinya.
Untuk pengaturan awal rangkaian anda cukup memutar potensio atau trimpot hingga led indicator dalam keadaan mati dan arus yang mengalir memasuki source SCR tifak terlalu besar. Jika batere sudah terisi penuh maka led indicator akan menyala secara otomatis. Jika pada prakteknya anda mengalami kendala dan merasa nilai dari potensio atau resistor yang lain tidak sepenuhnya tepat, anda bisa memodifikasinya sendiri seusai dengan keinginan sendiri. Yang penting jika garis besar dari cara kerja rangkaian sudah anda pahami, anda bisa mengembangkan sesuai selera.
Saran : Sebaiknya anda menggunakan protoboard terlebih dahulu dalam membuat rangkaian charger batere otomatis dan charger accu otomatis di atas. Jika kerja rangkaian telah sempurna baru anda bisa membuatnya dengan PCB.
23 komentar:
Terima Kasih Boz:-)
sayang ket kurang lengkap,trafo brp amp?buat accu sampai brp?
apa ada perubahan komponen klo untuk charger 24 VDC, apa aja komponen yang harus dirubah...?
bagus banget bung...
Charger otomatis untuk 24 volt dc
scr 2p4m / tic106
r5 = 22k
vr1 = 10k
d in 4007 / sesuai amp travo
r3 = 100k
r2 = 2k7
r1 = 22k - 27k
travo in - 24v ct
coment : by BJT
:-)
makacih....
KAWAN 2N 3904 dipasaran sulit bisa diganti dengan transistor lain tidak, kalau bisa pakai apa?????
bisa diganti dengan transistor npn biasa lainnya seperti BC107 atau transistor jengkol. karena transistor ini hanya berfungsi sebagai switching bukan untuk fungsi frekuensi tinggi
kk mw tnya
CHARGER ACCU OTOMATIS saya minta daftar komponennya, dan fungsi 'A' itu buat apa??
trima kasih ^_^
ty infonya.god
RE :Gambar rangkaian charger batere otomatis | Gambar rangkaian pengisi batere otomatis
mau tanya gan,knpa led nya idup terus.potensio gak kerja.mohon bibmbingan,awam ni.
jika input tegangan 9V,out nya 9V juga ya dgn rangkaian di atas.tpi hasil yg saya dpt cma 4,5 V untuk out nya.kalo ada layout dan tata letak komponen.makasih sblm nya.
kalau inputnya 12V dan keluarnya 6V komponen yang perlu di ganti apa aja gan??
tolong bantuannya!!!
jika danalisa skema diatas,sepertinya tdk berguna adanya resistor dan dioda, karena hukumnya, aliran + listrik pasti akan mencari tahanan yg terkecil untuk mencapai aliran negatif... jadi jika dilihat, aliran listrik akan masuk melalui ampere meter kemudian menuju D4 kemudian ke baterai. jadi fungsi dari potensio tidak ada gunanya... ini cuma masukkan aja... thx numpang lewat... saya juga masih kurng paham bgt tentang dunia elektronika... BY Nikodemus (Bengkayang- KALBAR)
Kalo aki 5 amper, travo yg buat ngecas berapa amper bos.thanks
that is cool ^_^ mkasih
kalo aki yg 6A, 4,5V bgma?trmksh
@Nikodemus : itu SCR, bukan dioda boy... dia perlu arus triger untuk berkerja. malu-maluin STM pontianak aja komen lho.
trafonya brp amp? trims, maaf awam banget..
malam bang saya mau naya nama rizki
rangkaian untuk pemutus tegangan apa bila battry tersebut turun dayanya menjadi 10 v saat dipakai.
tolong bideri tau. makasih
Maaf bos mau nanya nih.
Rangkaian ini bs utk batre li-ion ngga ya?
Lalu bagaimana perhitungan utk menentukan nilai R di potensio biar si batre tepat penuh?
thx ya bos..
Bro,mau tanya tentang charger tembak baterai,biasa-y di gunakan oleh hobies tamiya..itu prinsip kerja-y gmn ya?
Kemudian,gmn cara-y membuat rangkaian charger dgn output 3volt,namun arus-y misal 10ampere..
Mas bro, mau tanya untuk charger baterai, range sumber tegangan input berkisar berapa? Apakah harus tepat 9V? Trims.. Kalo berkisar antara 9V hingga 12 Bisa pa ndak? terus besar tegangan output yang ke baterai berapa?
output dari charger ini berapa ampere atau output power nya berdasarkan trafo ct?
saya mau coba bikin charger 12v dengan arus keluaran sekitar 15A batere yg saya gunakan VRLA ,itu aki kering kira2 bisa untuk di charge gak? thanks
Poskan Komentar
dediakbar.com ini adalah blog dofollow, silahkan berkomentar yang sesuai dengan tema. Trims